Mendengar lagu soul atau R&B di radio, kita sering langsung tahu siapa penyanyinya tanpa melihat layar. Gaya bernyanyi mereka punya pola yang khas. Cara mengenali penyanyi soul & R&B dari gaya bernyanyi bisa dilatih dengan mendengarkan secara sadar. Berikut tujuh ciri yang bisa kamu perhatikan.
1. Perhatikan cara mereka memecah kata
Penyanyi soul dan R&B jarang menyanyikan lirik persis seperti tertulis. Mereka memecah suku kata, memperpanjang vokal, atau menambahkan nada hias di tengah kata. Coba dengarkan bagaimana mereka mengucapkan kata “cinta” atau “rindu”. Ada yang memecahnya jadi beberapa nada, ada yang menahannya panjang di akhir frasa. Pola pemecahan kata ini sering menjadi tanda pengenal yang paling mudah dikenali.
Latihan sederhana: putar satu lagu, lalu tulis di kertas bagaimana penyanyi membagi setiap kata dalam satu bait. Bandingkan dengan penyanyi lain di lagu yang sama. Perbedaan pola biasanya langsung terlihat.
2. Dengarkan jenis melisma yang dipakai
Melisma adalah teknik menyanyikan satu suku kata dengan beberapa nada. Hampir semua penyanyi soul dan R&B memakainya, tapi caranya berbeda. Ada yang melisma rapat dan cepat, ada yang mengalir lambat seperti berbicara. Penyanyi dengan melisma rapat biasanya terdengar lincah dan penuh energi, sementara yang lambat memberi kesan tenang dan mendalam.
Perhatikan juga kapan mereka memilih untuk tidak melisma. Penyanyi yang matang tahu kapan harus menahan diri dan membiarkan satu nada panjang berdiri sendiri. Momen hening seperti ini sering lebih mengena daripada rentetan nada hias.
3. Cermati penggunaan falsetto dan register atas
Banyak penyanyi R&B pria memakai falsetto sebagai warna utama, bukan sekadar hiasan. Penyanyi soul wanita sering beralih ke register atas dengan kekuatan penuh. Cara mereka masuk dan keluar dari nada tinggi memberi petunjuk soal latar belakang musiknya. Penyanyi yang sering berpindah mulus antara suara dada dan kepala biasanya banyak mendengarkan musik gospel atau soul klasik.
Kalau kamu ingin melatih kepekaan terhadap warna suara seperti ini, coba baca cara meningkatkan skill mendengarkan musik soul untuk pemula supaya telingamu lebih terlatih.
4. Perhatikan ritme dan groove-nya
Penyanyi soul dan R&B yang baik tidak selalu menyanyi tepat di atas ketukan. Mereka sering menarik atau mendorong frasa sedikit di belakang atau di depan irama. Ini yang membuat lagu terasa “bernyawa”. Coba ketuk kakimu mengikuti drum, lalu perhatikan apakah suara penyanyi jatuh persis di ketukan yang sama atau sedikit meleset. Penyanyi dengan groove kuat biasanya punya kebiasaan yang konsisten, misalnya selalu terlambat masuk di awal baris.
Gaya seperti ini juga banyak dipelajari dari penyanyi pop. Kalau penasaran, ada panduan cara mempelajari gaya bernyanyi penyanyi pop yang bisa jadi pembanding menarik.
5. Dengarkan bagaimana mereka berinteraksi dengan band
Di rekaman live, penyanyi soul sering memberi isyarat ke band: menambah satu frasa di akhir, mengulang baris terakhir, atau mengubah nada di menit terakhir. Kebiasaan ini disebut ad-lib. Setiap penyanyi punya stok ad-lib favorit, entah itu seruan pendek, tawa kecil, atau gumaman di sela lirik. Ad-lib yang sama sering muncul di banyak lagu mereka, jadi bisa jadi petunjuk kuat saat kamu mencoba menebak penyanyi.
Perhatikan juga apakah mereka menyanyi di depan band atau seolah menyatu dengan instrumen. Penyanyi yang terbiasa dengan panggung kecil biasanya lebih responsif terhadap perubahan permainan band.
6. Kenali cara mereka mengakhiri frasa
Ada penyanyi yang suka menutup frasa dengan nada turun lembut, ada yang menutupnya dengan hentakan pendek. Ada juga yang membiarkan frasa menggantung tanpa penyelesaian jelas. Pola akhir frasa ini sering luput dari perhatian, padahal cukup konsisten di seluruh lagu. Coba dengarkan tiga lagu berbeda dari satu penyanyi, lalu bandingkan cara mereka menutup baris terakhir di setiap bait.
Kalau kamu ingin lebih dalam membaca karakter vokal seperti ini, panduan membaca profil penyanyi soul & R&B bisa membantumu melihat hubungan antara latar belakang musik dan gaya bernyanyi.
7. Perhatikan warna emosi yang mereka bawa
Dua penyanyi bisa menyanyikan lirik yang sama dengan teknik serupa, tapi memberi rasa yang berbeda. Penyanyi soul klasik cenderung membawa emosi yang terbuka dan meluap, sementara penyanyi R&B modern sering lebih terkendali dan halus. Perbedaan ini muncul dari pilihan dinamika: kapan mereka meninggikan suara, kapan mereka berbisik, kapan mereka diam sejenak.
Membandingkan dua penyanyi dengan lagu yang sama bisa jadi latihan yang menyenangkan. Kamu akan mulai mengenali bahwa gaya bernyanyi juga soal bagaimana emosi disusun dari awal sampai akhir lagu.
Kalau kamu ingin memperluas perbandingan, coba juga baca soul klasik vs neo soul: panduan memilih yang cocok untuk melihat bagaimana gaya bernyanyi berubah seiring zaman.
Latihan singkat untuk melatih kepekaan
Berikut urutan latihan yang bisa kamu coba sendiri di rumah:
- Pilih tiga penyanyi soul atau R&B yang menurutmu mudah dibedakan.
- Dengarkan satu lagu dari masing-masing penyanyi tanpa melihat judul.
- Catat tiga hal: cara memecah kata, jenis melisma, dan cara mengakhiri frasa.
- Ulangi dengan lagu lain dari penyanyi yang sama, lalu cocokkan catatanmu.
- Minta teman memutar lagu secara acak dan tebak penyanyinya.
Latihan ini tidak membutuhkan alat khusus. Cukup telinga yang fokus dan catatan kecil. Lama-kelamaan kamu akan makin cepat mengenali penyanyi hanya dari beberapa detik pertama.
Kalau kamu suka berpindah-pindah aplikasi streaming untuk mengumpulkan lagu latihan, ada tips cara memindahkan playlist antar aplikasi streaming musik yang bisa mempermudah.
Ringkasan
Mengenali penyanyi soul dan R&B dari gaya bernyanyi bisa dipelajari. Ada tujuh petunjuk yang bisa kamu perhatikan: cara memecah kata, jenis melisma, penggunaan falsetto, ritme dan groove, interaksi dengan band, cara mengakhiri frasa, dan warna emosi. Semakin sering kamu mendengarkan dengan sadar, semakin tajam kepekaanmu.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah gaya bernyanyi bisa berubah seiring waktu?
Bisa. Banyak penyanyi mengubah cara bernyanyi seiring bertambahnya pengalaman, perubahan genre, atau kondisi suara. Namun biasanya ada ciri khas yang tetap terbawa, misalnya kebiasaan melisma atau cara mengakhiri frasa.
Apa bedanya melisma dan ad-lib?
Melisma adalah teknik menyanyikan satu suku kata dengan beberapa nada. Ad-lib adalah tambahan improvisasi di sela lirik, bisa berupa seruan, gumaman, atau frasa pendek yang tidak ada di teks asli lagu.
Apakah perlu alat musik untuk melatih kepekaan ini?
Tidak. Kamu hanya perlu lagu dan catatan. Alat musik bisa membantu kalau ingin memastikan nada, tapi latihan mendengarkan bisa dilakukan dengan ponsel dan headphone biasa.